NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

REGIONAL

Pilkada Banggai Bakal Berujung ke Meja MK

Jum'at, 18 /12/ 2015 04:32:56 29580 Pembaca  

lustrasi uang. ©2014 shutterstock.com/Anggaradedy
lustrasi uang. ©2014 shutterstock.com/Anggaradedy

PILKADA BANGGAI - Dua paslon cabup dan cawabup Banggai 2015 yang kalah suara dari paslon nomor urut tiga pasangan Herwin Yatim – Mustar Labolo lebih terbuka sebutkan ada indikasi money politic selama perhelatan kampanye hingga hari H pencoblosan 9 Desember 2015.

Dua paslon, masing masing pasangan Sofhian Mile – Sukri Djalumang (SMILE SUKA) dan Mamun Amir – Batiah (MUTIARA) menuding pasangan Herwin Yatim – Mustar Labolo (WINSTAR) banyak melakukan praktik politik uang yang massif dan terstruktur.

Hal ini diungkapkan Endi selaku pembicara tim advokasi data centre pasangan calon SMILE-SUKA pada jumpa pers yang digelar pada Selasa (15/12/2015). Setidaknya ada beberapa modus yang didapatkan oleh tim advokasi dan data centre pasangan calon ini.

Diantaranya terdapat tiga model utama berlangsungnya pengingkaran asas keadilan dan kejujuran berpolitik sekaligus pelanggaran hukum yang terjadi secara sistematis, terstruktur dan massif.

Sedangkan dari kubu Pasangan calon Mamun Amir - Batiah Sisilia Hadjar dengan tagline Mutiara sudah lebih awal melalui melalui Ketua DPW Nasdem Sulteng Ahmad H Ali, telah menyatakan kesiapan gugatan tersebut.

"Untuk Pilkada Sulawesi Tengah 9 Desember 2015, NasDem akan menggugat peraihan kemenangan sementara oleh pasangan nomor urut 3," ungkap Ali di Palu, Minggu (13/12). Demikian tulis Antara.

Anggota Komisi V DPR itu mengatakan perolehan suara pasangan nomor urut 3 tersebut diduga diikutkan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Pihaknya menduga pasangan nomor urut 3 melakukan sejumlah pelanggaran di antaranya politik uang dengan modus memberikan kartu sehat. [Sf/Eno]

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan