NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Kronologi Serangan di Jantung Kota Paris

Internasional Sabtu, 14 /11/ 2015 20:33:50 9637 Pembaca  

Istimewa/http://mirror.co.uk
Istimewa/http://mirror.co.uk

Paris – Lebih dari 150 orang dinyatakan tewas dalam serangkaian serangan tembakan dan bom, Insiden penembakan yang disertai penyanderaan mengguncang Paris, Prancis, Jumat (13/11) malam atau Sabtu dini hari WIB. Dilansir dari beberapa media ternama, kronologis teror di Paris ini  adalah berikut.

Pukul 21:20 Serangan di Jalan Alibert

Le Carillon

Serangkaian serangan muncul mulai setelah pukul 21.00 waktu setempat di area kehidupan malam di Paris di distrik 10 (arrrondissement) ibu kota Prancis itu, tak jauh dari Place de la Republique.

Laporan pertama adanya tembakan datang dari bar Le Carillon, di Jalan Alibert 18. Beberapa saksi mengira ini suara petasan sampai menyadari bahawa seorang lelaki tak bertopeng melepaskan tembakan dengan senjata semi-otomatis. Para saksi mengatakan melihat seorang pria keluar dari sebuah mobil dengan senjata berat.

"Orang-orang pun bertiarap. Kami menggunakan sebuah meja di atas kepala kami untuk melindungo kami," kata Ben Grant, yang tengah berada di bar itu bersama istrinya di bagian belakang tempat minum tersebut.

Le Petit Cambodge

Beberapa saksi juga menyebutkan bagaimana orang itu menyeberangi jalan dan membawa senjatanya ke sebuah restoran bernama Le Petit Cambodge (Kambooja Kecil). Saksi menyebutkan 10 orang terbunuh dan etrluka dalam serangan di Jalan Alibert ini.

Di Luar McDonalds

Beberapa menit kemudian, penembakan juga terjadi tak jauh dari Le Petit Cambogde di luar restoran Mc Donald dekat Canal St Martin. Terdapat juga laporan yang juga menyebutkan sebuah mobil yang ditinggalkan berisi banyak peluru dan sebuah motor dibiarkan tergeletak di tanah.

21.30 Stade de France

Di wilayah utara Paris, tepatnya di Stadion Stade de France, digelar pertandingan uji coba antara Tim Nasional Prancis melawan Jerman sebagai persiapan kedua tim menjelang Piala Eropa 2016. Pertandingan ini disiarkan langsung TF1, salah satu stasiun televisi. Presiden Prancis, Francois Hollande, hadir di sana.

Kira-kira setengah jam setelah kick-off, setidaknya dua ledakan terdengar. Suara itu terdengar jelas di dalam stadion dan Presiden Hollande segera diamankan.

Di beberapa titik beberapa penonton terlihat panik. Setelah pertandingan yang dimenangkan Prancis 2-0 ini, para pemain melihat perkembangan berita lewat monitor televisi di lorong menuju kamar ganti. Setelah pertandingan, para penonton banyak yang bertahan di stadion dan memenuhi lapangan.

21.50 Serangan Jalan de Charonne

Laporan berikutnya datang dari wilayah selatan. Restoran pertama yang diserang adalah bar La Belle Equipe di Jalan de Charonne di Distrik 11. 

Dua orang terlihat melepaskan tembakan dengan membuntahkan peluru ke arah teras kafe.

"Ini berlangsung sekitar tiga menit," seorang saksi mengatakan. "Kemudian mereka kembali ke mobil dan meluncur menuju arah stasiun Charonne."

22.00 Gedung Konser Bataclan

Serangan paling mematikan malam itu terjadi di Distrik 11 di Boulevard Voltaire ketika sekelompok pria bersenjata mendatangi lokasi konser grup terkenal asal California, Amerika Serikat, Eagles of Death Metal.

Laporan menyebutkan para penyerang itu memasuki ruangan dan menembak ke udara. Salah satu dari para penyerang itu berteriak "Allahu Akbar". Para penyerang itu kemudian menjadikan penonton konser sebagai sandera. 

Presiden Hollande membahas krisis ini dengan Perdana Menteri Manuel Vallsjuga Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve. Hollande kemudian menyampaikan pidato saat tengah malam dan mengumumkan negara dalam keadaan darurat di seluruh Prancis dan menegaskan bahwa perbatasan ditutup.

Salah satu perintahnya adalah mengirimkan pasukan elite ke tempat konser. Beberapa tembakan terdengar pada pukul 00.30. Para penyerang mulai menembak dan puluhan orang dilaporkan tewas. Beberapa serangan lain dikabarkan terjadi seperti di Avenue de la Republique serta  Boulevard de Beaumarchais, di dekat Bastille. [SF]


 
BERITA TERKINI

#HEADLINE


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan