NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

REGIONAL

Sesi I, SMILE-SUKA Unggul dari MUTIARA dan WIN-STAR

Minggu, 25 /10/ 2015 20:16:39 22381 Pembaca  

SMILE-SUKA Memaparkan Kebijakan Strategis Dalam Bidang Kesehatan pada Debat kandidat pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banggai periode 2016-2021
SMILE-SUKA Memaparkan Kebijakan Strategis Dalam Bidang Kesehatan pada Debat kandidat pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banggai periode 2016-2021

BANGGAI - Pada sesi satu debat kandidat putaran pertama calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Banggai, pasangan calon nomor urut satu dengan patron SMILE-SUKA lebih unggul dari pasangan calon nomor urut dua dan tiga yakni MUTIARA dan WIN-STAR. Di sesi itu para kandidat menjawab pertanyaan dari moderator tentang kebijakan dan program strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Banggai.

WIN-STAR mempunyai kebijakan dengan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat. Walaupun dengan kondisi yang saat ini masih terbatas, kedepannya pasangan ini akan membijaksanai bagaimana pelayanan kesehatan di daerah ini bisa gratis.

Dalam pengalokasian anggaran, pasangan ini akan menganggarkan 10 persen dari total APBD untuk biaya kesehatan. Untuk Rumah Sakit sendiri pengelolaannya menjadi BLUD atau Badan Layanan Umum, karena selama ini pendapatan Rumah Sakit Luwuk dijadikan pendapatan asli daerah.

MUTIARA mempunyai kebijakan yang sama dengan WIN-STAR yakni menganggarkan 10 persen dari APBD untuk biaya kesehatan. Kemudian pasangan ini akan mengakses lebih luas terkait dengan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Juga akan membangun fasilitas kesehatan yang lebih memadai dan akan menambah personil kesehatan di setiap polindes serta memberikan obat-obatan yang berkualitas untuk masyarakat Kabupaten Banggai.

Untuk pasangan SMILE-SUKA memiliki kebijakan dari segi pelayanan kesehatan dengan memberikan perhatian jaminan kesehatan. Di Tahun 2010 hingga 2013 perhatian Sofhian Mile yang saat ini adalah calon incumbent telah memberikan Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA) kepada masyarakat Kabupaten Banggai.

Saat ini sudah 44 ribu masyarakat miskin dibayarkan oleh daerah dengan total biaya 18 Miliar untuk mengcover kesehatan masyarakat dengan Jamkesda. Karena dalam peraturan pemerintah pusat bahwa Jamkesda sudah tidak bisa diberlakukan lagi, Sofhian Mile semasa menjabat Bupati 2011-2015 telah mengalihkan dana Jamkesda kepada BPJS dengan nilai yang sungguh fantastis berbeda pada zaman bupati periode 2006-2011.

“Malu saya ungkapkan nilainya, karena sangat jauh anggaran yang di alokasikan untuk kesehatan pada pemerintahan 2006-2011,” tutur Sofhian.

Untuk infrastruktur kesehatan sendiri baik dari tingkat desa, kecamatan sudah sangat berbeda jauh dengan yang dulu. Kalau dulu Polindes desa selama satu tahun menerima anggaran sebesar Rp. 300.000, sekarang Rp. 6 Juta. Kalau dulu Puskesmas tidak rawat inap hanya menerima Rp. 6 Juta, sekarang Rp. 20 juta. Kalau dulu puskesmas rawat inap menerima Rp. 8 juta, sekarang Rp. 25 Juta.

Baru saja dirinya memberlakukan tenaga honorer kesehatan di desa sangat terpencil dengan upah Rp. 2,5 Juta. Untuk Desa Terpencil dengan upah Rp. 2 juta, dan tidak terpencil diberi upah sebesar Rp. 1 juta. Kedepannya, jika masih dipercayakan untuk memimpin Banggai periode selanjutnya, SMILE-SUKA akan membuat gebrakan yang fantastis di jalur kesehatan. [Eno]

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan