NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Metro Sulawesi

Sulut Ekspor Ratusan Ton Sabut Kelapa ke Tiongkok

Jum'at, 16 /10/ 2015 03:18:09 61105 Pembaca  

lustrasi Ekspor - Impor (Antara/OJT/Sigid Kurniawan)
lustrasi Ekspor - Impor (Antara/OJT/Sigid Kurniawan)

Manado- Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor ratusan ton sabut kelapa ke Tiongkok pada September 2015.

"Sabut kelapa yang diekspor ke Tiongkok sebanyak 234,86 ton dan mampu menyumbangkan devisa sebesar US$ 55.006," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Jenny Karouw di Manado, Kamis.

Jenny mengatakan sabut kelapa asal Sulut sangat diminati Tiongkok karena memiliki kualitas yang cukup baik.

Dia mengatakan dari produk serat sabut kelapa akan menghasilkan aneka macam produk derivatif yang banyak manfaatnya, termasuk berupa pupuk organik bahkan dibuat jok mobil.

Bahan baku sabut kelapa melimpah di Sulut, namun tidak dimanfaatkan dan hanya dibiarkan begitu saja, ternyata memiliki nilai jual yang tinggi.

"Dulu sabut kelapa hanya dibuang sekarang banyak perusahaan yang beli, mudah-mudahan ekspor sabut kelapa memberi kemajuan ekonomi daerah," katanya.

Sabut merupakan bagian mesokarp (selimut) kelapa, berupa serat-serat kasar. Sabut biasanya menjadi limbah yang hanya ditumpuk di bawah tanaman kelapa lalu dibiarkan membusuk atau kering. Pemanfaatannya paling banyak hanyalah untuk kayu bakar," jelasnya.

Secara tradisional, masyarakat telah mengolah sabut untuk dijadikan tali dan dianyam menjadi keset, padahal sabut masih memiliki nilai ekonomis cukup baik.

Pemerintah harap, petani dan pengekspor di Sulut akan memanfaatkan peluang ini. Dan selaku aparat kami akan terus memfasilitasi dan memberikan berbagai kemudahan pada eksportir Sulut.

/PCN

Antara

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan